SELAMAT DATANG DI ZULYA fresh, KAMI MENCARI AGEN DISELURUH WILAYAH KALIMANTAN UNTUK MENJADI AGEN CHEMICAL LAUNDRY AND CLEANING SERVIS. PIN BB: 27D734CE Atau 3056F50A HP.085752910414

Rabu, 11 April 2012

KALTIM BANGKIT


A.   Kesimpulan
Dari hasil Analisis dan Pembahasan, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut :
1.      Sosial Ekonomi
a.       Penduduk Kalimantan timur. Tahun 2009 3.164.800 jiwa Berdasarkan hasil sementara sensus pendeduk 2010 etrcatat penduduk Kalimantan timu mencapai 3.550.556 jiwa. Pola persebaran penduduk antara daerah,  antar daerah kabupaten dengan daerah kota. wilayah kabupaten dengan luas 98.87 % dari wilayah Kalimantan timur di huni oleh sekitar 53.83% dari total penduduk Kalimantan timur,. Sedangka selebihnya yaitu sekitar 46.05 % menetap daerah kota dengan luas 1.13 %. Kepadatan penduduk di daerah kabupaten hanya berkisar 1- 40 jiwa/
b.      Panjang jalan negara di seluruh wilayah Provinsi Kalimantan Timur pada tahun 2009 mencapai 1.539,70 km, jalan di bawah wewenang Provinsi 1.762,07 km, sedang jalan di bawah wewenang Kabupaten/Kota mencapai 8.116,13 km.
c.       Sedangkan Laju pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Kalimantan Timur menurut Lapangan Usaha pada tahun 2009 sebesar 2,32 persen dengan migas dan non migas sebesar 6,36 persen.
Varibel ekonomi tersebut di atas sangat mempengaruhi Pendapatan daerah Provinsi Kalimantan Timur .
2.      Pendapatan Daerah
a.       Derajat Desentralisasi
Derajat Desentralisasi dihitung berdasrkan perbandingan antara jumlah Pendapatan Asli daerah dengan Jumlah Pendapatan daerah .
Besaran Derjat Desentralisasi, untuk Provinsi Kalimantan Timur Dana katagori cukup
b.      Ketergantungan Keuangan Daerah
Ketergantungan Keuangan Daerah dihitung dengan membandingkan Jumlah Dana perimbangan dengan Jumlah Pedapatan Daerah, ternyata hasilnya besar.
c.       Kapasitas Pajak Daerah
Kapasitas Pajak daerah adalah dihitungan dengan membandingkan antara Jumlah Pajak Daerah dengan Jumlah Pendapatan Daerah. Cukup  dibandingkan dengan jenis pendapatan Asli daerah lainnya.
d.      Kontribusi  Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)
Kontribusi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) ,  dihitung untuk mrengetahui peran BUMD terhadap pendapatan Daerah, Sangat rendah.

B.   Saran
Berdasrkan kesimpulan yang telah dikemukakaan di atas, maka perlu diambil langkah untuk peningkatan daerah Provinsi Kalimantan Timur, dengan saran sebagai berikut :
1.      Potensi social ekonomi Kalimantan Timur dengan  Penduduk Kalimantan timur. Tahun 2009 3.164.800 jiwa Berdasarkan hasil sementara sensus pendeduk 2010 etrcatat penduduk Kalimantan timu mencapai 3.550.556 jiwa.  Panjang jalan negara di seluruh wilayah Provinsi Kalimantan Timur pada tahun 2009 mencapai 1.539,70 km, jalan di bawah wewenang Provinsi 1.762,07 km, sedang jalan di bawah wewenang Kabupaten/Kota mencapai 8.116,13 km. merupakan varibel pendukung Pendapatan Daerah yang perlu digali kemungkinan Pendapatan Daerah yang lainnya.
2.      Pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Kalimantan Timur menurut Lapangan Usaha pada tahun 2009 sebesar 2,32 persen dengan migas dan non migas sebesar 6,36 persen. Variabel ekonomi yang memungkungkinklan dapat diberikan pelung untuk peningkatannya dan dapat memberikan jalan untuk berkonstribusi terhadap pendapatan Daerah
3.      Besaran Derjat Desentralisasi, untuk Provinsi Kalimantan Timur katagori cukup,.. Ketergantungan Keuangan Daerah ternyata hasilnya besar,Kapasitas Pajak Daerah cukup besar dan Kontribusi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) , Sangat rendah. Melihat kondisi Pendapatan daerah terbut di atas, perlu diambil langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas pendaptan Daerah dari sector BUMD dengan mengembangkan usaha yang sangat produktif

Tidak ada komentar:

Posting Komentar