A.
Kesimpulan
Dari
hasil Analisis dan Pembahasan, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut :
1.
Sosial Ekonomi
a.
Penduduk Kalimantan timur. Tahun 2009
3.164.800 jiwa Berdasarkan hasil
sementara sensus pendeduk 2010 etrcatat penduduk Kalimantan timu mencapai
3.550.556 jiwa. Pola persebaran penduduk antara daerah, antar daerah kabupaten dengan daerah kota.
wilayah kabupaten dengan luas 98.87 % dari wilayah Kalimantan timur di huni
oleh sekitar 53.83% dari total penduduk Kalimantan timur,. Sedangka selebihnya
yaitu sekitar 46.05 % menetap daerah kota dengan luas 1.13 %. Kepadatan
penduduk di daerah kabupaten hanya berkisar 1- 40 jiwa/
b.
Panjang jalan negara di seluruh wilayah Provinsi Kalimantan Timur pada tahun 2009 mencapai 1.539,70 km, jalan di bawah wewenang Provinsi 1.762,07 km, sedang jalan di bawah wewenang Kabupaten/Kota mencapai 8.116,13 km.
c.
Sedangkan Laju pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Kalimantan Timur menurut Lapangan Usaha pada tahun 2009 sebesar 2,32 persen dengan migas dan non migas sebesar 6,36 persen.
Varibel
ekonomi tersebut di atas sangat mempengaruhi Pendapatan daerah Provinsi
Kalimantan Timur .
2.
Pendapatan Daerah
a.
Derajat Desentralisasi
Derajat Desentralisasi dihitung berdasrkan
perbandingan antara jumlah Pendapatan Asli daerah dengan Jumlah Pendapatan
daerah .
Besaran
Derjat Desentralisasi, untuk Provinsi Kalimantan Timur Dana katagori cukup
b.
Ketergantungan Keuangan Daerah
Ketergantungan Keuangan Daerah dihitung dengan
membandingkan Jumlah Dana perimbangan dengan Jumlah Pedapatan Daerah, ternyata
hasilnya besar.
c.
Kapasitas Pajak Daerah
Kapasitas Pajak daerah adalah dihitungan dengan
membandingkan antara Jumlah Pajak Daerah dengan Jumlah Pendapatan Daerah. Cukup dibandingkan dengan jenis pendapatan Asli
daerah lainnya.
d.
Kontribusi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)
Kontribusi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) , dihitung untuk mrengetahui peran BUMD terhadap
pendapatan Daerah, Sangat rendah.
B.
Saran
Berdasrkan kesimpulan yang telah dikemukakaan di
atas, maka perlu diambil langkah untuk peningkatan daerah Provinsi Kalimantan
Timur, dengan saran sebagai berikut :
1.
Potensi social ekonomi Kalimantan Timur
dengan Penduduk Kalimantan timur. Tahun
2009 3.164.800 jiwa Berdasarkan
hasil sementara sensus pendeduk 2010 etrcatat penduduk Kalimantan timu mencapai
3.550.556 jiwa. Panjang jalan negara di
seluruh wilayah Provinsi Kalimantan Timur pada tahun 2009 mencapai 1.539,70 km, jalan di bawah wewenang Provinsi 1.762,07 km, sedang jalan di bawah wewenang Kabupaten/Kota mencapai 8.116,13 km. merupakan varibel pendukung
Pendapatan Daerah yang perlu digali kemungkinan Pendapatan Daerah yang lainnya.
2.
Pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Kalimantan Timur menurut Lapangan Usaha pada tahun 2009 sebesar 2,32 persen dengan migas dan non migas sebesar 6,36 persen. Variabel ekonomi yang memungkungkinklan
dapat diberikan pelung untuk peningkatannya dan dapat memberikan jalan untuk
berkonstribusi terhadap pendapatan Daerah
3.
Besaran Derjat Desentralisasi, untuk
Provinsi Kalimantan Timur katagori cukup,.. Ketergantungan Keuangan Daerah
ternyata hasilnya besar,Kapasitas Pajak Daerah cukup besar dan Kontribusi Badan
Usaha Milik Daerah (BUMD) , Sangat rendah. Melihat kondisi Pendapatan daerah
terbut di atas, perlu diambil langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas
pendaptan Daerah dari sector BUMD dengan mengembangkan usaha yang sangat
produktif
Tidak ada komentar:
Posting Komentar