SELAMAT DATANG DI ZULYA fresh, KAMI MENCARI AGEN DISELURUH WILAYAH KALIMANTAN UNTUK MENJADI AGEN CHEMICAL LAUNDRY AND CLEANING SERVIS. PIN BB: 27D734CE Atau 3056F50A HP.085752910414

Minggu, 24 Juni 2012

Penerimaan Siswa Baru, Lain di permukaan lain di dalam.


Penerimaan Siswa Baru, Lain di permukaan lain di dalam.

Rabu yang lalu (21/6) ketika saya baru pulang dari kantor sekitar pukul 16.30 ada seorang bapak setengah tua kira kira umurnya 40 tahun an duduk diteras rumah saya. Ups lebih tepatnya rumah orang tua saya, maklum anak muda jaman sekarang sering meneyebut fasilitas dari ortu dengan “punya saya” heehee (umur saya 21 tahun termasuk muda kan, heehee). saya pikir itu adalah tamu biasa temen ayah  saya, ternyata benar perkiraan saya. Namun kali ini lain dari biasanya orang tua itu mencari saya.  Sebut saja nama nya “TJ” ya itu singkatan dari nama nya. saya bertanya dengan sedikit kaget  “Ada apa pak TJ?”, ia bersama dengan ayah saya maklum saya baru pertama kali bertemu dengan nya. Ternyata dia mau minta tolong anak nya untuk dapat masuk di salah satu sekolah SMK (sekolah menegah kejuruan) negeri  dekat rumahnya. Dia katakan pula bahwa ia telah mendaftar di sekolah tersebut namun tidak di terima karena nilai anaknya yang rendah; dari 140 kuota yang di terima nama anaknya telah berada di posisi 152 pada hari kedua pendaftaran artinya logis anaknya tidak dapat masuk sekolah tersebut karena pada saat ini system penerimaan siswa baru menggunakan system rangking nilai hasil ujian nasional (UN) maka rangking yang telah memenuhi kuota sekolah yang langsung di terima.
Maklum pak TJ tau saya salah seorang pegawai dinas pendidikan (dia tau dari ayah saya) entah beliau tau ga, kalo saya adalah hanya seorang staff honorer. Di lain itu saya juga punya ideology bahwa integritas itu sangat penting maka harus di junjung tinggi. Saya bingung apa yang harus saya katakan pada pak TJ secara dia adalah kawan orang tua saya, ini sangat bertentangan dengan hati nurani saya. Jika saya membantu pak TJ dan harus menghubungi kepala sekolah atau beberapa pejabat dinas yang saya kenal atau mau membantu, mungkin anak nya bisa saja masuk sekolah yang ia inginkan. masalah selesai. Namun apa itu saja masalahnya.? Saya berpikir jauh kedepan; apakah anak itu mampu jika telah di terima di sekolah tersebut sedang nilai nya tidak memungkinkan, jika dia diterima berarti ada satu anak yang tergeser pada urutan bawah dan tidak dapat masuk sekolah tersebut ini nama nya menjalimi hak orang lainkan, bagaimana dengan sikologi anak tersebut, bagaimana system sekolah tersebut akan terbentuk dengan baik jika para gurunya tau ada system seperti ini disekolah, menyedihkan tentu tapi ini ada !
Memang dulu ada kebijakan penerimaan siswa baru dari anak guru, pegawai dinas pendidikan, dan orang yang berjasa pada pendidikan atau tokoh pendidikan serta masyarakat sekitar sekolah (bina lingkungan) untuk dapat masuk sekolah dengan jalur tersebut.
Wajib belajar 12 tahun di Indonesia memang salah satu program baik untuk kemajuan pendidikan bangsa ini. Apakah itu berdamapak baik untuk sekolah karena sekolah modern seperti sekarang ini sekolah dituntut dapat menelur kan lulusan yang professional bukan hanya kuantitas.
Saya pernah mendengar DPR di daerah menentang keras praktek yang dilakukan pak TJ tadi tapi sepengetahuan saya anggota mereka sendiri yang melakukan prakti itu secara terang terangan kepada beberapa oknum yang berkepentingan. Jelas itu bukan hanya anak nya, apakah anak nya setiap tahun mendaftar sekolah ? tentu tidak bukan. Pasti ada keluarganya lah, keponakan nya lah, sodara nya lah.
Kadang hal ini dimanfaat kan oleh beberapa oknum tertentu agar bisa menjadi lahan bisnisnya sendiri.. ohhh betapa miris nya jika pendidikan dan kemampuan sang anak di perjual belikan seperti ladang pertaruhan saja.
Ya, saya bukan orang ideaalis full, tapi sedikit miris jika hal ini terjadi terus menerus, selain itu ini juga bertolak belakang dengan keingin bangsa ini untuk memajukan kualitas dan system pendidikan nya.
Lain di permukaan lain di dalam, kata ini dapat menggambarkan apa yang dilakukan mereka yang di media berkata tidak ada dan akan memberantas ini tapi tetap saja diantara tubuh mereka sendiri melakukannya !! (ZUL)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar